Apakah TunaiKita itu?

TunaiKita merupakan perusahaan teknologi pertama di Indonesia yang memanfaatkan dan terus mengembangkan teknologi “Lending Robot” sehingga hanya dengan memakai dana smartphone dan cloud aplikasi ini bisa mengevaluasi profil kredit setiap calon pelanggan. TunaiKita secara resmi memulai operasinya pada Januari 2017 di bawah manajemen PT Digital Tunai Kita.

Dari segi strukturnya, perusahaan ini merupakan hasil kolaborasi antara WeCash South East Asia, JAS Kapital serta kresna usaha kreatif. Kolaborasi ini juga secara filosofis menggabungkan prinsip-prinsip finansial, big data, teknologi mobile, serta machine learning untuk mewujudkan evaluasi kredit dan proses underwriting secara lebih baik dan tentu saja lebih cepat.

Lebih lanjut, TunaiKita merupakan sebuah platform pinjaman online yang memakai data-data online calon peminjam. Perusahaan ini menawarkan kredit tanpa agunan, pelunasan cicilan yang mudah dan simpel, serta biaya yang transparan dan sederhana hanya dengan menggunakan aplikasi di smartphone pengguna. Sebagai pelanggan di TunaiKita akan mendapatkan kemudahan berkat teknologi yang diterapkan.

Bagaimana TunaiKita memudahkan calon nasabah?

Dalam kehidupan sehari-hari, hampir setiap orang pernah merasakan masalah finansial atau masalah keuangan. Tingkat kebutuhannya pun sangat beragam, mulai dari mereka yang membutuhkan uang untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, untuk biaya sekolah, biaya pernikahan, dan lain sebagainya.

Saat ini ada banyak lembaga finansial online yang beroperasi di Indonesia. Salah satunya yang sedang naik daun adalah TunaiKita. Lewat situsnya, tunaikita.com, para calon nasabah bisa mendapatkan beragam pilihan dan tawaran menarik terkait dengan kebutuhan pembiayaan alias peminjamannya. Di halaman situsnya, TunaiKita menawarkan pengajuan pinjaman dari nasabah mulai dari lima ratus ribu rupiah sampai dengan dua puluh juta rupiah. Sementara itu, tenornya bisa dipilih mulai dari 10 hari hingga 6 bulan.

Kemudahan lain yang disampaikan dari testimoni para peminjam adalah TunaiKita sangat fleksibel ketika Anda sudah menjadi nasabah terpercaya. Jadi, sewaktu-waktu Anda membutuhkan uang untuk bertransaksi atau kebutuhan lain, TunaiKita akan memberikan Anda dana secara cepat berkat track record yang bagus. Untuk mengetahui secara lebih detail apa saja yang ditawarkan oleh TunaiKita, Anda bisa mencari menu “untuk informasi lebih lanjut, klik di sini” di laman web TunaiKita.

Aplikasi TunaiKita memang dirancang untuk memudahkan para calon nasabah mendapatkan skor kredit yang mudah. Hal ini merupakan langkah pertama jika Anda atau tetangga Anda, atau teman-teman Anda ingin meminjam dari TunaiKita. Di era booming-nya bisnis online ini, Anda bisa dengan cepat bertransaksi dan mendapatkan keuntungan hanya dengan duduk di depan komputer dan terus berbisnis.

Sebab Apa TunaiKita menolak suatu pinjaman?

Nah, ini juga perlu Anda ketahui. Sama seperti bank atau lembaga keuangan lainnya, tidak semua pengajuan pinjaman bisa dikabulkan. Ada beberapa hal yang membuat suatu proposal pengajuan pinjaman dianggap tidak layak untuk dikabulkan. Pada prinsipnya, tidak jauh berbeda kriteria atau standar yang diterapkan oleh TunaiKita dengan yang diterapkan oleh bank-bank konvensional.

Aplikasi TunaiKita seperti disinggung nanti adalah sebuah aplikasi yang mengunakan sistem big data dan machine learning. Asalkan pengguna mengikuti semua petunjuk dengan baik dan bisa berlanjut menurut aplikasi ini maka akan terus. Akan tetapi, apabila ada ketidaksesuaian dengan standar sistem otomatis maka pengajuan Anda juga otomatis akan ditolak. Karena ini berbasis online, sedikit perbedaan dan penyesuaian perlu Anda ketahui. Yuk simak berikut hal-hal yang membuat pinjaman tidak dikabulkan alias ditolak:

1. Usia masih di bawah 21 tahun

Jika Anda paham tentang UU Perbankan, maka syarat ini tentu sudah tidak aneh lagi. Persyaratan batas usia memang harus sesuai dengan pasal 330 KUHPerdata di mana dinyatakan bagi siapapun yang usianya belum sapai 21 tahun maka belum dianggap cukup umur atau dewasa secara perdata untuk terlibat dalam perjanjian pinjaman. Jadi, bagi Anda yang masih terlalu muda ditunda dulu ya rencana meminjamnya.

2. Ketidakjelasan atau Kekuranglengkapan Dokumen

Ini merupakan alasan kedua mengapa pengajuan Anda ditolak. Dokumen-dokumen akan diminta pada saat Anda melewati proses registasi. Antara lain Anda akan dimohon untuk mengunggah KTP dan NPWP. Pastikan keduanya Anda kirim dalam bentuk hasil scan atau hasil foto yang jelas dan mudah dibaca seperti aslinya. Sebagai tips, saat memfoto Anda harus fokus dan tidak buram, tidak gelap atau jangan sampai terlalu silau akibat pantulan sinar blitz. Kesulitan sistem membaca dokumen-dokumen Anda bisa berakibat penolakan secara otomatis oleh sistem.

3. Anda berdomisili di luar area pelayanan

TunaiKita memang masih terus mengembangkan diri untuk beroperasi secara optimal ke seluruh area di Indonesia. Namun, hingga saat ini menurut situs resmi TunaiKita masih melayani hanya sekitar Jabodetabek. Jadi, jika Anda tidak tinggal di area tersebut maka dipastikan Anda tidak bisa meminjam. Perlu diingat, yang menjadi ketentuan adalah calon peminjam tinggal di wilayah Jabodetabek, jadi apabila terdapat perbedaan alamat antara KTP dan domisili maka akan ada verifikasi via telepon. Cara lainnya adalah dengan mengaktifkan GPS location sehingga TunaiKita bisa tahu jika Anda memang sedang tinggal di wilayah Jabodetabek.

4. Ada perbedaan nama yang tertera di Bank

Bagaimanapun, TunaiKita dalam proses pencairan dana dan pembayaran cicilan juga bekerjasama dengan pihak Bank dan Payment partner. Salah satu syaratnya, nama yang tertera di KTP si pengaju pinjaman haruslah sesuai dengan nama yang terdaftar di rekening bank. Hal ini dilakukukan untuk memastikan bahwa ketika Anda meminjam, dana tersebut tidak masuk ke dalam rekening ibu, kakak bapak, ataupun orang selain Anda.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

  • Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah layanan pinjam meminjam yang menggunakan teknologi informasi menjadi kesepakatan perdata antara pihak pemberi pinjaman dan pihak penerima pinjaman. Maka segala risiko yang dimunculkan dari kesepakatan ini menjadi tanggungawab masing-masing pihak secara penuh.
  • Yang kedua adalah risiko kredit atau kegagalan pembayaran jika itu terjadi serta seluruh kerugian yang terkait dengan kesepakatan ini dengan sepenuhnya ditanggung oleh pihak pemberi pinjaman. Ini tentu saja hal yang wajar karena memang tidak ada satupun otoritas negara yang bertanggungjawab atas risiko kegagalan membayar atau kerugian yang menimpa pihak pemberi pinjaman.
  • Penggunaan data pribadi dari calon peminjam memungkinkan dilakukan oleh pihak pemberi pinjaman sebagaimana berlaku pada otoritas keuangan atau lembaga jasa perbankan umum. Oleh karena itu, sebagai calon peminjam hendaknya mengerti tentang hal ini dan memberikan informasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku secara umum.
  • Bagi calon pengguna, perhatikan pula besaran bunga yang harus ditanggung atau dibayar kemudian. Kalkulasi ini penting agar Anda sebagai calon nasabah membayar beban bunga secara wajar atau tidak berlebihan.
  • Setiap adanya kecurangan bisa dicatat di dunia maya atau ada rekam jejak digital yang bisa diketahui oleh masyarakat secara luas.
  • Sebelum membuat keputusan antara Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman sebaiknya semua ketentuan yang dicantumkan dibaca dengan jelas.

Demikian tadi sekilas mengenai TunaiKita. Mudah-mudahan informasi ini bisa memberi Anda wawasan tentang salah satu jasa pinjaman online yang sedang booming saat ini.